Senin, 12 Maret 2018






Kata Pengantar Cerita Datu-Datu 2017


KATA PENGANTAR




         Alhamdulillah setelah memakan waktu dua tahun lebih selesailah penulis menyusun buku cerita rakyat yang diberi judul“ Cerita Datu-Datu Terkenal Kalimantan Selatan “
Berbagai cerita dalam buku ini sudah lama dikenal masyarakat lewat penuturan dari mulut kemulut. Di antara sekian banyak cerita tersebut sebagian kecil sudah dibukukan seperti hikayat DatuSanggul , hikayat Datu Suban, hikayat Datu Nuraya , dan hikayat DatuTaniran. Hal inilah yang mendorong penulis untuk mengumpulkan dan mengabadikannya dalam sebuah buku sebagai bukti tertulis bahwa cerita tersebut memang benar adanya.Juga,untuk bahan rujukan bagi penulis lain dan warisan berharga bagi generasi penerus.
Usaha ini belumlah final, baru tahap permulaan.Pencarian terus dilakukan dengan mendatangi makam/kubur orang yang  terkenal dan memilki keunikan pada masa hidupnya. Dari hasil penggalian informasi di makam itu kemudian jadilah buku yang sekarang sedang berada di tangan pembaca.. 
          Oleh karena itu, sudah sepantasnya penulis berterima kasih kepada para narasumber (tidak mungkin disebutkan satu persatu) yang telah memberikan informasi sehubungan dengan cerita yang digarap.
            Akhirnya, kritik dan saran   membangun demi kesempurnaan buku ini penulis terima dengan senang hati.

Sungai  Malang, Amuntai , 25 Maret 2001

         Penulis,


Fahrurraji Asmuni , S.Pd.,M.M




  
 PENGANTAR DARI PENERBIT CETAKAN KE-2


       Segala puji hanya untuk Allah,tuhan sekalian alam.Salawat dan salam semoga tercurah dan terlimpah kepada junjungan kita Nabi Muhammad Saw beserta keluarga dan sahabat serta pengikut beliau di jalan kebaikan hingga hari akhir.
       Berkat petunjuk dan inayah-Nya dapatlah kami menerbitkan buku CERITA DATU-DATU TERKENAL KALIMANTAN SELATAN yang sebelumnya diterbitkan oleh TB Sahabat, Kandangan. Terima kasih kami ucapkan bapak Fahrurraji Asmuni, S.Pd.,MM yang telah memberikan kepercayaan buku karya beliau ini kepada kami, mulai terhitung 1 Maret 2009.
       Dalam penerbitan edisi revisi cetakan ke-2 ini ada perubahan yang mendasar,hanya dalam penyusunan cerita disusun sesuai abjad. Selain itu, Datu Sulaiman, diganti dengan Datu Burung dan penambahan Datu Banua Lima.
       Harapan kami dengan hadirnya buku ini dapat bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat, mengingat sebagian tokoh cerita yang ada dalam buku ini merupakan para datu yang memiliki karamah yang tidak dimiliki oleh orang biasa,pernah hidup dan tinggal di tanah Banjar. Tokoh-tokoh dalam cerita ini ada yang berperan sebagai pejuang,ulama,dan umara.Oleh karena itu, sudah sewajarnya kita sebagai generasi penerus mengambil suri teladan dari sepak terjang mereka.
          Akhirnya, kritik dan saran yang membangun demi kesempurnaan buku ini  kami terima dengan senang hati. 

 Amuntai, 6 Mei 2012

TB HEMAT
Penerbit dan Percetakan




  


                                      SURAT WEWENANG PENERBITAN

             Saya Fahrurraji Asmuni,S.Pd.,pengarang asli buku CERITA DATU-DATU TERKENAL KALIMANTAN SELATAN, dengan ini memberi wewenang kepada Toko Buku HEMAT Amuntai,HSU,Kalsel, untuk menerbitkan buku ini terhitung mulai 1 Maret 2009.
            Demikian surat pemberian wewenang ini saya buat agar pembaca mengetahui bahwa terbitan dari Toko Buku HEMAT Amuntai yang asli.

Amuntai,27 Februari 2009
Yang Memberi Wewenang



FAHRURRAJI ASMUNI,S.Pd.,MM






PENGANTAR CETAKAN ke-VI

          Tak terasa sejak perpindahan wewenang penerbitan dari  Penerbit “Sahabat” Kandangan ke Penerbit HEMAT Amuntai,dalam kurun 8 tahun sudah mengalami enam kali cetak dengan cover berbeda setiap kali cetak dan penambahan halaman. Cetakan ke-6 ini mengalami revisi dengan penambahan jumlah judul dari 38 judul menjadi 45 judul.Dengan demikian otomotis bertambah halaman sehingga semakin tebal. 
         Semoga cetakan ke-6 ini berkenan di hati pembaca.


                                                                               Amuntai,20 Oktober 2017
Penerbit

HEMAT JAYA

Minggu, 26 Maret 2017



  BUKU “CERITA DATU-DATU TERKENAL KALIMANTAN SELATAN”  KARYA FAHRURRAJI ASMUNI DICAPLOK PENERBITNYA
              
         Barangkali  Anda yang  membaca buku Datu-Datu Terkenal  Kalimantan Selatan  karya Tim Sahabat yang diterbitkan oleh TB Sahabat,Kandangan, cetakan ketujuh, 2013, dengan tebal 333+XII  adalah menganggap  itu murni  karya Tim Sahabat Kandangan. Sebenarnya buku   itu hasil caplokan  karya   Fahrurraji Asmuni,  Amuntai
Dari lima puluh Datu yang terdapat dalam buku karya Tim Sahabat itu  terdapat 34  datu karya saya, yaitu :
(1)  Datu Abdullah, (2) Datu Abulung,(3) Datu  Ala,(4)  Datu Aling, (5) Datu Arya Tadung Wani,(6) Datu Bumbu Raya,(7) Datu  Burung (Sulaiman), (8) Datu  Candi Agung, (9) Datu Daha, (10) Datu Gadung, (11) Datu Haji Batu, (12) Datu Kandang Haji, (13) Datu Karipis, (14) Datu Kartamina, (15) Datu Kasan  , (16) Datu  Kurba, (17) Datu Landak,  (18)  Datu  Magat, (19) Datu Murkat, (20) Datu Nafis, (21)  Datu Niang Thalib, (22) Datu Nihing, (23) Datu Ning Mundul, (24)  Datu Nuraya, (25) Datu Nuraya, (26) Datu Patih Ampat, (27) Datu Pujung, (28) Datu Sanggul, (29) Datu Suban, (30) Datu Sungsum (31) Datu  Taniran, (32) Datu Tungku, (33) Datu Tungkaran, (34) Datu Ulin
Mungkin  pembaca bertanya , Mengapa itu bisa terjadi? Begini  ceritanya, pada hari Minggu, 17 Januari  2000 saya membawa  naskah cetakan  yang berisi cerita 30 datu terkenal kalsel ke Toko Buku “Sahabat” Kandangan. “Kami pelajari dulu, layak atau tidak untuk diterbitkan”,kata Mujahid , pemilik TB Sahabat ,Kandangan. Seminggu  kemudian saya datang ke TB Sahabat Kandangan. Terjadi dialog . Kata Mujahid,kalau bisa ditambah  empat atau enam datu  supaya tebal, saya minta waktu satu bulan. Selama sebulan  itu saya harus mampu menulis minimal empat datu. Alhamdulillah ,saya dapat memenuhi permintaan Mujahid dengan menambah empat datu yaitu : Datu Niang Thalig, Datu Arya Tadung Wani, Datu Kandang haji dan Datu Taniran.
Setelah menyerahkan empat datu  susulan  itu, antara saya dengan Mujahid,Pemilik Toko Buku Sahabat, tidak ada komunikasi karena saya belum  punya HP.
         Karena ingin mengetahui buku saya kapan terbitnya, maka pada tanggal 4 Maret 2001 saya datang ke TB Sahabat, Kandangan, dengan naik taksi. Ternyata pemilik TB Sahabat belum bisa memastikan kapan terbitnya. Oleh Mujahid saya diminta untuk membuatkan kata pengantarnya, dan saya setujui. Kata pengantar saya serahkan  kepada  Mujahid (pemilik TB Sahabat) pada hari Minggu,18 Maret 2001. Di akhir kata pengantar itu sengaja saya tulis tanggal 25 Maret 2001. Komunikasi antara saya dan pemilik TB Sahabat sekaligus penerbit buku saya Cerita Datu-Datu Terkenal Kalimantan Selatan  putus.
        Pada hari Minggu, 7 April 2002 tanpa sengaja  di sebuah  toko buku  di Antasari Banjarmasin  saya   melihat buku berjudul Cerita Datu-Datu Terkenal   Kalimantan Selatan, disampul itu terpampang nama saya Fahrurraji Asmuni. Buku itu langsung saya beli seharga Rp5000,oo. Sesampai di rumah saya buka buku itu  Buku setebal 157 halaman itu berisi sebagai berikut :  Kata Pengantar, Daftar Isi,Pendahuluan, Silsilah Kerajaan Banjar,Datu Kalampayan, Sultan Adam, Datu Abulung, datu Syekh Muhammad Nafis, Datu Haji Batu,datu Landak,  Datu Ahmad Balimau, Datu Taniran, Datu Ulin, Datu Kurba, Habib Ibrahim AlHabsyi, Datu Daha , Datu Gadung, Datu Nuraya, Datu Suban, Datu Sanggul, Datu Karipis, Datu Murkat, Datu Aling, Datu Magat, Datu Arya Tadung  Wani, Datu Kasan, Datu Ala, Datu Sulaiman, Datu Abdullah, Datu Patih Ampat, Datu Tungkaran, Datu Tungku, Datu Kartamina, Datu Sungsum, Datu Nihing, Datu Candi,Datu Pujung, Datu Ning Mundul, Datu Bumburaya, dan Datu Niang Thalib.
Seminggu setelah membeli buku Cerita Datu-Datu  saya mendatangi Mujahid,milik TB Sahabat sekaligus yang menerbitkan buku saya. Setelah mengucapkan terima kasih  kepada pemilik TB Sahabat atas diterbitkannya buku Cerita Datu-datu itu , Mujahid menyerahkan lima buku, saya minta sepuluh. Kehendak saya dikabulkannya. Menurut Mujahid edisi pertama ini buku terebut dicetak dua ribu buah. Selanjutnya saya tidak pernah lagi diberi pada penerbitan berikutnya  hingga sekarang.
               Pada bula Oktober 2003, saya menemukan buku Cerita Datu-Datu Terkenal Kalimantan Selatan dikoper depan tidak ada tercantum nama pengarangnya. Di bagian bawah judul tertulis “ Dilengkapi dengan Sejarah   Ringkas Kerajaan Banjar. Saya buka lembar kedua. Nama saya sebagai empunya karya tidak tertulis lagi, yang ada hanya oleh : TIM SAHABAT.
                Di akhir pengantar buku edisi 2003 itu tertulis TIM Sahabat lalu secara berurutan tertulis nama Fahrurraji Asmuni, Ust, Muhammad Hariyadi, Drs,Junaidi Kamaruddin,H.Muhammad Marwan, Hussein Al-Hadi, Gr.H.Idwar,Mujahid, dan Maserani. Perubahan ini mengejutkan saya sebagai empunya hak cipta buku ini. Beraninya,mengubah kedudukan kepenulisan seeorang menjadi TIM tanpa minta izin terlebih dahulu. Jika minta izin jelas saya sebagai pengarang  asli  buku Datu-Datu Terkenal Kalimantan Selatan menolak karena buku hasil jerih payah saya mendatangi kubur datu dan mencari info selama dua tahun (juni 1997 – juli 1999) tidak dihargai alias diremehkan. Untuk menyelesaikan masalah ini Mujahid saya telepon (sudah punya HP Merk  Semen A 50)  tapi tidak menyahut. Pernah saya datangi tapi tokonya tutup. Selanjut tidak saya hubungi lagi karena saya sibuk menyelesaikan skripsi S 1 saya di FKIP Unlam.
Sementara itu buku itu terus dicetak dan diedarkan di toko buku-toko buku dan di makam-makam datu seperti di makam datu Sanggul, maakm datu Arsyad,dll.
Pada tahun 2013 ini TIM Sahabat tidak mencantumkan lagi nama saya sebagai pengarangnya. Hanya nama saya dicantumkan dalam referensi (Daftar Pustaka). Dengan demikian secara terang-terangan TIM Sahabat mencaplok  buku Datu-Datu Terkenal Kalimantan Selatan  karya Fahrurraji  Asmuni sebagai karya TIM.   Apa
Sebelum mengakhiri tulisan ini  saya Fahrurraji Asmuni (1)  mengharap nama saya tetap ditulis yaitu Fahrurraji Asmuni dan TIM Sahabat. Saya keberatan dijadikan Tim Sahabat karena  memperkecil  peran saya  sebagai  empunya .  Kalau Anda tidak menghiraukan maka  Anda  kena  UU hak cipta No.19 tahun 2002 pasal 72 .(2)  Harap bayar royalty  15% dari harga jual @Rp20.000,00 x  12 tahun x  jumlah eksamplar yang diterbitkan.(3) Keluarkan 34 datu karya saya dari buku Anda.(4) Ganti judul buku Anda,jangan sama, judul .Cerita Datu-Datu Terkenal Kalimantan Selatan hak saya.
Demikian, semoga tidak ada penerbit lain yang berlaku semena-mena terhadap pengarangnya. ( Fahrurraji Asmuni)